Senin, 13 Oktober 2014
Sabtu, 04 Oktober 2014
ANALISA PENGGUNAAN BAHAN BAKAR
SEKAM UNTUK INSTALASI KETEL UAP
Created by :
SUGIARTO ( 2802102469 )
SUGIARTO ( 2802102469 )
|
Subject:
|
Bahan
Bakar
|
|
Alt.
Subject :
|
Biodiesel
Fuels
|
|
Keyword:
|
Dunia
teknologi
Bahan Bakar Sekam |
Description:
Berkembangnya dunia teknologi terutama
teknologi yang menggunakan bahan bakar non renewable sebagai sumbernya,
menyebabkan sumber-sumber dari bahan bakar tersebut akan semakin habis.
Oleh sebab itu manusia perlu
memikirkan sumber bahan bakar lain sebagai pengganti. Sekam yang dihasilkan
secara berlimpah dengan kandungan kalornya yang cukup tinggi
adalah merupakan bahan bakar yang relatif
murah serta memiliki potensi energi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai
pengganti bahan bakar tersebut.
|
|
||
|
Date
Create
|
:
|
21/03/1988
|
|
Type
|
:
|
Text
|
|
Format
|
:
|
pdf
|
|
Language
|
:
|
Indonesian
|
|
Identifier
|
:
|
ITS-Undergraduate-2100113000268
|
|
Collection
ID
|
:
|
2100113000268
|
|
Call
Number
|
:
|
RSM 662.65
Sug a
|
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH
UKURAN KAYU PADA PEMBAKARAN BAHAN BAKAR PADAT DENGAN UDARA TERBATAS DI DALAM
RUANG BAKAR INCINERATOR
Created by :
ISWAHYUDI, MUHAMMAD ( 2199100037 )
ISWAHYUDI, MUHAMMAD ( 2199100037 )
|
Subject:
|
bahan
bakar
|
|
Alt.
Subject :
|
Combustion
|
|
Keyword:
|
incenerator
mekanisme pembakaran keterbatasan oksigen |
Description:
Proses pembakaran bahan bakar padat
merupakan salah satu tahapan dalam rangkaian proses yang terjadi dalam
incenerator. Study mekanisme pembakaran bahan bakar padat ini dimulai dengan
mempelajari teori-teori yang sudah ada tentang pembakaran bahan bakar padat
baik secara fisik maupun kimiawi.
Teori pembakaran bahan bakar padat
yang dipelajari juga menyangkut pada teori tentang reaksi karbon dengan
keterbatasan oksigen, dimana mekanisme pembakaran tersebut terjadi pada
incenerator. Pengertian dasar dari segi mekanisme pembakaran dapat memberikan
informasi tentang fenomena pembakaran bahan bakar padat. Dan segi aplikasi,
dengan dasar yang sudah ada dapat digunakan sebagai bahan untuk penelitian
tentang cara pembakaran bahan bakar pad at yang baik dan efisien. Dengan tujuan
untuk menganalisa perambatan pembakaran (/aju reaksi pembakaran).
Dalam penelitian ini mengkaji secara
eksperimental pengaruh ukuran bahan bakar padat (serbuk kayu) terhadap
karakteristik pembakaran bahan bakar padat dengan udara terbatas di ruang bakar
incenerator. Pengaruh pembakaran bahan bakar padat dikaji dengan tiga variasi
ukuran yaitu �3x3)mm,
(3x3)( 5x15)mm, dan ukuran serutan, kemudian divariasikan dengan tiga variasi
debit yaitu: 1,641/s; 1,841/s; 2,461/s; dan 3,38 lis.
|
Date
Create
|
:
|
12/11/2010
|
|
Type
|
:
|
Text
|
|
Format
|
:
|
pdf
|
|
Language
|
:
|
Indonesian
|
|
Identifier
|
:
|
ITS-Undergraduate-3100004020594
|
|
Collection
ID
|
:
|
3100004020594
|
|
Call
Number
|
:
|
RSM
621.402 3 Isw s
|
PENGARUH PERUBAHAN KOMPRESI RASIO PADA UNJUK KERJA MOTOR DIESEL DENGAN BAHAN BAKAR GAS
Created by :
DAYANG ( 4209105014 )
DAYANG ( 4209105014 )
|
Subject:
|
Bahan bakar gas
|
|
Alt. Subject :
|
Gas as fuel
|
|
Keyword:
|
Diesel Engine
Compression ratio GT-Power. |
Description:
Dalam
proses konversi mesin diesel menjadi mesin bahan bakar gas diperlukan perubahan
rasio kompresi pada ruang bakar. Mesin diesel mempunyai ratio kompressi sekitar
20:1 sampai 26: 1, sedangkan pada bahan bakar gas mempunyai rasio kompresi
diatas 12:1.
Dalam
konversi mesin diesel mejadi mesin bahan bakar gas perlu direncanakan rasio
kompresi yang tepat agar diperoleh unjuk kerja mesin bahan bakar gas yang
tinggi. Perencanaan rasio kompresi dapat dimulai dari nilai 12:1 sampai dengan
20:1, kemudian dipilih nilai rasio kompresi yang mempunyai unjuk kerja yang
paling tinggi. Proses investigasi efek rasio kompresi terhadap unjuk kerja
mesin dilakukan dengan menggunakan software GT-Power.
Pada
awalnya dibuat model diesel engine dengan bahan bakar solar lalu dirunning,
jika hasil running sudah sesuai dengan spek mesin aslinya baru dilakukan
perubahan bahan bakarnya setelah itu model diruning pada compression ratio yang
bervariasi, dari hasil running akan terlihat pada compression ratio berapa ia
memiliki daya yang optimum.
|
Date
Create
|
:
|
08/08/2011
|
|
Type
|
:
|
Text
|
|
Format
|
:
|
pdf
|
|
Language
|
:
|
Indonesian
|
|
Identifier
|
:
|
ITS-Undergraduate-3100012045486
|
|
Collection
ID
|
:
|
3100012045486
|
|
Call
Number
|
:
|
RSSP
665.538 4 Day p
|
Senin, 29 September 2014
ANALISA PERFORMA MESIN DIESEL
MENJADI CNG ENGINE BERBASIS PADA SIMULASI
Created by :
NAROTAMA, FAJRI ( 4206100009 )
NAROTAMA, FAJRI ( 4206100009 )
Description:
Biaya yang dibutuhkan dalam memenuhi
konsumsi bahan bakar merupakan permasalahan mendasar dalam pengoperasian mesin
diesel. Sehingga muncul pemikiran penggunaan bahan bakar alternatif.
selain bahan bakar minyak diesel. Dan yang
menjadi rekomendasi adalah bahan bakar gas (compressed natural gas) dengan
beberapa alasan diantaranya harga lebih murah. Karena sifat dari CNG dan minyak
diesel berbeda, maka perlu adanya modifikasi pada mesin diesel sebelum bisa
menggunakan alternatif bahan bakar gas. Dan dalam skripsi ini yang dianalisa
adalah performansi mesin diesel dan mesin diesel yang sudah dimodifikasi
menjadi CNG engine dihubungkan dengan RPM.
Performa yang dianalisa diantaranya brake
power, indicated power,brake torsi,indicated torsi,BSFC,BMEP, maksimal
temperatur silinder, brake specific NOx, NOx concentration, brake specific
soot, soot concentration. Proses analisa melalui simulasi menggunakan software
GT-Power.
|
Date
Create
|
:
|
21/07/2010
|
|
Type
|
:
|
Text
|
|
Format
|
:
|
pdf
|
|
Language
|
:
|
Indonesian
|
|
Identifier
|
:
|
ITS-Undergraduate-3100010040076
|
|
Collection
ID
|
:
|
3100010040076
|
|
Call
Number
|
:
|
RSSP
623.872 36 Nar a
|
PERHITUNGAN UNJUK KERJA SISTEM
PENDINGIN PADA AC-MOBIL
Created by :
MUNANDAR, CHARLI ( 2199030021 )
MUNANDAR, CHARLI ( 2199030021 )
Description:
Mesin refrigerasi sangat perlu untuk
keperluan percobaan dan penelitian untuk mahasiswa. Di laboratorium D3 teknik
mesin ada mesin refrigerasi untuk mobil yang dijadikan untuk percobaan
mahasiswa. Terdapat banyak sekali persoalan yang ada pada mesin refrigerasi,
Oleh karena itu dilakukan pembuatan dan pengujian alat serta perhitungan.
Penulisan ini berlujuan untuk mengetahui
prinsip kerja AC mobil dan unjuk kerja sistem pendingin. Untuk mencapai tujuan
tersebut dilakukan langkah - langkah kerja sebagai berikut : Pertama membuat
alat pengujian mesin pendingin, lalu setelah alat jadi dilakukan pengujian dan
mengambil data.
Setelah itu data diolah dan dihitung untuk
mengetahui harga laju aliran massa dan unjuk kerja dari mesin pendingin
tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan harga laju aliran massa, m= 8,39 x 10-3
kg /s, kalor per satuan waktu yang dikeluarkan oleh kondensor, Qc = 1,17 kj /s,
kalor per satuan waktu yang masuk ke evaporator, Qe = 1,02kj /s, dan koefisian
prestasi mesin pendingin, COP = 2,38 .
|
Date
Create
|
:
|
22/06/2010
|
|
Type
|
:
|
Text
|
|
Format
|
:
|
pdf.
|
|
Language
|
:
|
Indonesian
|
|
Identifier
|
:
|
ITS-NonDegree-3100004019119
|
|
Collection
ID
|
:
|
3100004019119
|
|
Call
Number
|
:
|
RSM 621.56
Mun p
|
PENGARUH PERUBAHAN DIMENSI
SILINDER (OVERSIZE) DAN DIMENSI EXHAUST VALVE TERHADAP UNJUK KERJA MESIN BENSIN
4 TAK 1 SILINDER
Created by :
WURYANTORO, MEDIS
WURYANTORO, MEDIS
Description:
Banyak macam cara digunakan untuk
meningkatkan unjuk kerja dari mesin bensin. Salah satunya dengan meningkatkan
perbandingan kompresi yaitu dengan jalan oversize dan memperbesar diameter
exhaust valve untuk memperlancar aliran fluida keluar ruang bakar.
Dalam tugas akhir ini disimulasikan
pengaruh oversize sebesar 0,25 mm, 0,50 mm, 0,75 mm, 1 mm dan penambahan
diameter exhaust valve sebesar 0,2 mm, 0,4 mm, 0,6 mm, 0,8 mm terhadap unjuk
kerja mesin bensin 4 langkah 1 silinder. Simulasi dilakukan berdasarkan data
teknis mesin bensin supra X 125 standart dengan bahan bakar gasoline (bilangan
oktan 95). Dalam perhitungan unjuk kerja mesin digunakan perangkat lunak engine
analyzer pro v35.
Dari dua cara meningkatkan unjuk
kerja mesin mesin yang telah disimulasikan, proses oversize menunjukkan
pengaruh yang lebih besar yaitu sebesar 12,05 % pada putaran 9000 rpm pada
oversize 1 mm. Dan untuk penambahan diameter katup buang, efisiensi terbesar
pada 0.6 mm yaitu sebesar 24.19 % pada putaran 9000 rpm.
|
Date
Create
|
:
|
12/01/2010
|
|
Type
|
:
|
Text
|
|
Format
|
:
|
Pdf
|
|
Language
|
:
|
Indonesian
|
|
Identifier
|
:
|
ITS-NonDegree-3100009035913
|
|
Collection
ID
|
:
|
3100009035913
|
|
Call
Number
|
:
|
RSM 621.8
Wur p
|
Langganan:
Postingan (Atom)





