Konverter Katalitik - KNALPOT
Internet Directory from #PUBLISHER# / 2006-03-17 13:38:23
Oleh : Wibisono, Wibisono Tech
Dibuat : 2006-03-17, dengan 1 file
Keyword :
Knalpot, Asap, Iklim Global, Bahan Bakar
Oleh : Wibisono, Wibisono Tech
Dibuat : 2006-03-17, dengan 1 file
Keyword :
Knalpot, Asap, Iklim Global, Bahan Bakar
Protokol Kyoto
merupakan sebuah langkah awal untuk mengarahkan perhatian masyarakat terhadap
ancaman perubahan iklim global sebagai dampak aktivitas teknologi manusia.
Peta berikut mengilustrasikan model sirkulasi
CO2 di muka bumi. Konsentrasi CO2 diperkirakan akan menjadi dua kali lipat pada
abad ke-21 (Sumber: Hadley CenPembakaran bahan bakar fosil dalam mesin-mesin
bermotor, pabrik-pabrik pembangkitan daya, industri kimia, dan juga rumah
tangga merupakan sumber utama emisi gas-gas berbahaya, seperti NOx dan COx.
Dalam jangka panjang, sebagian penggunaan bahan bakar fosil akan digantikan
oleh teknologi sel bahan bakar yang dapat mengatasi emisi gas-gas berbahaya
tersebut.
Namun dalam jangka pendek, pengolahan gas-gas
buang yang berbahaya dari berbagai aktivitas masih menjadi keharusan untuk
memenuhi kebijakan emisi gas buang.tre and UK Met Office).
Properti
|
Nilai
Properti
|
ID Publisher
|
JBPTITBPP
|
Organisasi
|
W
|
Nama Kontak
|
Drs. Mahmudin, SIP.
|
Alamat
|
Jl. Ganesha 10
|
Kota
|
Bandung
|
Daerah
|
Jawa Barat
|
Negara
|
Indonesia
|
Telepon
|
62-22-2509118, 2500089
|
Fax
|
62-22-2500089
|
E-mail Administrator
|
digilib@lib.itb.ac.id
|
E-mail CKO
|
digilib@lib.itb.ac.id
|
PERANCANGAN MESIN PRESS MODEL BARU DAN ANALISIS KELAYAKAN EKONOMISNYA
Master Theses from JBPTITBPP / 2008-11-19 15:44:40
Oleh : TEDI SETIADI (NIM 28198030), S2 - MBA-Technology
Dibuat : 2000, dengan 8 file
Oleh : TEDI SETIADI (NIM 28198030), S2 - MBA-Technology
Dibuat : 2000, dengan 8 file
Krisis ekonomi
masih dialami oleh Indonesia. Krisis ini menyebabkan kondisi perekonomian yang
sulit. Bidang usaha yang memerlukan bahan baku/komponen impor dalam jumlah
besar sangat terpukul dengan kenaikan nilai dolar AS. Salah satu bidang yang
memerlukan/tergantung pada komponen impor adalah industri otomotif. Untuk dapat
bertahan dalam crisis ekonomi ini, maka perusahaan perlu melakukan efisiensi
dalam operasi-operasinya yang antara lain dilakukan dengan inovasi.
Perusahaan jasa transportasi melakukan
efisiensi misalnya dengan menggunakan komponen bekas untuk perbaikan-perbaikan
kendaraannya, menghilangkan biaya-biaya yang tidak perlu, dan mengurangi
biaya-biaya operasi (biaya perbaikan). Studi ini meninjau suatu contoh
penghematan kecil yang dapat dilakukan. Perusahaan jasa transportasi biasanya
mempunyai bengkel sendiri untuk memperbaiki kendaraannya. Bengkel ini dapat
melayani baik perbaikan bodi maupun perbaikan mesin. Namun ada perbaikan yang
memerlukan bantuan dari pihak luar. Misalnya saja jasa untuk melepaskan pin
yang menghubungkan piston dan stang piston mobil. Pelepasan pin ini dilakukan
jika kendaraan mengalami proses overhaul (turun mesin).
Terdapat dua alternatif untuk mengurangi biaya
pelepasan pin yaitu membeli mesin press biasa atau melakukan inovasi dengan
membuat/merancang mesin press baru. Biaya yang dibutuhkan untuk merancang mesin
press ini sejumlah Rp. 930.000,-. Yang terdiri dari biaya untuk bahan dan
pembuatan rangka, dongkrak hidrolik, dan pembuatan fixture.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa waktu yang diperlukan untuk melepaskan pin dari
satu mobil (4 piston) adalah 142,9918 detik dengan menggunakan Metoda
Pengukuran Waktu Gerakan Dasar. Sedangkan untuk Pengukuran Waktu Metoda, waktu
yang dibutuhkan adalah 120,0140 detik. Dengan menggunakan waktu operasi hasil
Pengukuran Waktu Gerakan Dasar, NPV dari mesin hasil rancangan adalah Rp.
4.169.817,966. IRR sebesar 152,26% dan Payback Period adalah akhir bulan Juni
2000 (empat bulan setelah beroperasi). Dengan menggunakan waktu operasi
Pengukuran Waktu Metoda, NPV dari alat basil rancangan adalah Rp.
4.173.783,170. IRR sebesar 152,36% dan Payback Period adalah akhir bulan Juni
2000 (empat bulan setelah beroperasi). NPV yang positif dan IRR yang lebih
besar dari Minimum Attractive Rate of Return (MARR) menunjukkan bahwa investasi
layak untuk diterima dari segi ekonomis.
Properti
|
Nilai
Properti
|
ID Publisher
|
JBPTITBPP
|
Organisasi
|
S
|
Nama Kontak
|
Drs. Mahmudin, SIP.
|
Alamat
|
Jl. Ganesha 10
|
Kota
|
Bandung
|
Daerah
|
Jawa Barat
|
Negara
|
Indonesia
|
Telepon
|
62-22-2509118, 2500089
|
Fax
|
62-22-2500089
|
E-mail Administrator
|
digilib@lib.itb.ac.id
|
E-mail CKO
|
digilib@lib.itb.ac.id
|
http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdl-tedisetiad-31517&q=body%20mesin
PERANCANGAN SISTEM KONTROL TORSI PADA MOTOR INDUKSI 3 FASA DENGAN UMPAN
BALIK NONLINIER
Master Theses from #PUBLISHER# / 2006-06-20 10:25:13
Oleh : Dany Setiawan, S2 - Instrumentation and Control
Dibuat : 2001-09-17, dengan 1 file
Oleh : Dany Setiawan, S2 - Instrumentation and Control
Dibuat : 2001-09-17, dengan 1 file
Pemakaian motor induksi sebagai mesin penggerak saat ini semakin meluas seiring dengan kemajuan yang pesat dalam bidang mikroprosessor dan elektronika daya. Kemajuan tersebut menyebabkan pengontrolan yang sulit pada motor induksi akibat adanya penyatuan (coupling) antara komponen arus pembangkit fluks dan torsi dapat diatasi.
Dalam penelitian ini dilakukan pengontrolan torsi motor induksi tiga fasa menggunakan konsep vektor kontrol dengan kerangka acuan arus magnetik rotor untuk memisahkan (decoupling) arus pembangkit fluksi (Isx) dan arus pembangkit torsi (Isy) dengan cara mentransformasikan variabel-variabel tiga fasa (tegangan dan arus) pada motor induksi menjadi variabel-variabel dengan dua sumbu koordinat. Pemisahan ini mengacu pada motor DC yang telah terpisah antara arus pembangkit fluksi dan pembangkit torsi.
Metoda linierisasi masukkan-keluaran (Input-output linierization) kemudian digunakan untuk memperoleh pengontrol bagi sistem nonlinier sehingga memungkinkan perancangan umpan balik keadaan nonlinier untuk mengontrol sistem sebagaimana halnya dilakukan untuk sistem limier.
Dari hasil simulasi pengontrolan torsi dan arus magnetik rotor motor induksi tiga fasa (5 Hp, 1 pasangan pole, 60 Hz, 208 V, 21 A) menggunakan pengontrol P dan P+D diketahui bahwa motor mampu mencapai harga torsi dan arus magnetik rotor yang ditetapkan (set-point) dengan overshoot 0%. Selain itu perubahan parameter tahanan rotor (Rr) menjadi 0.115 SZ (6.5 %) dan induktansi magnetik (Lm) menjadi 0.044 H (2 %) tidak mempengaruhi pengontrolan yang dirancang (tidak sensitif terhadap perubahan parameter).
Properti
|
Nilai Properti
|
ID Publisher
|
JBPTITBPP
|
Organisasi
|
S
|
Nama Kontak
|
Drs. Mahmudin, SIP.
|
Alamat
|
Jl. Ganesha 10
|
Kota
|
Bandung
|
Daerah
|
Jawa Barat
|
Negara
|
Indonesia
|
Telepon
|
62-22-2509118, 2500089
|
Fax
|
62-22-2500089
|
E-mail Administrator
|
digilib@lib.itb.ac.id
|
E-mail CKO
|
digilib@lib.itb.ac.id
|
http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdl-s2-2001-danysetiaw-1842&q=kerangka%20motor
Tidak ada komentar:
Posting Komentar